Konfigurasi Dasar Pada Laravel

Dipublikasikan oleh Muhammad Zen pada

Halo teman-teman semua. apa kabar?. semoga dalam keadaan sehat dan bahagia. Kali ini kita akan membahas tentang konfigurasi dasar pada laravel. Jika kamu belum mengikuti materi sebelumnya, silahkan kunjungi halaman kursus.

Konfigurasi Dasar Pada Laravel

Konfigurasi Melalui File .env

File .env ini berada diroot. Nama file ini berasal dari kata environment yang artinya linkungan aplikasi. File ini memudahkan dalam konfigurasi web kita. Seperti koneksi ke database. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut.

Isi file .env
file .env

Ada banyak konfigurasi di file ini. Tentunya tidak dapat dibahas sekaligus di artikel ini. Berikut ini adalah beberapa konfigurasi dasar yang perlu kamu ketahui.

Koneksi Database

Bagi kamu yang baru belajar framework. Kamu sudah akan dimanjakan dengan koneksi database yang mudah. Berikut ini adalah potongan isi file untuk koneksi database.

DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=projek_laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

Saya rasa untuk sampai dimateri ini kamu tidak asing lagi dengan istilah-istilah yang ada di atas. Baik, langsung saja. Untuk konfigurasi di atas. Kamu cukup mengubah nama database, user database dan password.

Mode Aplikasi

Kamu dapat mengubah mode aplikasi kedalam dua pilihan. Pilihan pertama adalah pengembangan. Nah, dalam mode pengembangan ini kamu bisa melihat pesan kesalahan atau error kode.

Pada pilihan kedua adalah mode produksi. Pada mode ini kamu tidak dapat melihat lagi error kode di baris berapa. Sehingga tertutup kemungkinan orang yang tidak berhak melihat isi kode.

Mode Pengembangan

Untuk mode pengembangan, kamu bisa mengkonfigurasi file .env sebagai berikut.

APP_ENV=local  
APP_DEBUG=true

Mode Produksi

Jika aplikasi selesai dikembangkan di uji dan lain sebagainya. Tentu saja proses selanjutnya produksi. Untuk mode produksi, kamu bisa mengkonfigurasi file .env sebagai berikut.

APP_ENV=production
APP_DEBUG=false

Application Key

Proses ini harus kamu lalui sebelum mulai membuat aplikasi. yaitu mendapatkan key denan cara generate. Key ini terdiri dari 32 karakter string acak. Untuk membuatnya kita akan bahas di artikel lain.

APP_KEY=base64:RandomString

URL Aplikasi

URL utama aplikasi ini penting untuk di isi. URL aplikasi ini akan memudahkan kita nanti nya dalam mengakses sumber, membuat link dan lain sebagainya.

APP_URL=http://localhost/projek_laravel

Konfigurasi Melalui Folder Config

Selain menggunakan file .env. kita juga dapat melakukan konfigurasi melaui file-file yang ada di folder config. Bedanya konfigurasi menggunakan cara ini kita harus membuka banyak file.

Folder Config

Kesimpulan

Konfigurasi menggunakan cara pertama lebih diutamakan oleh laravel. Artinya, jika terdapat perbedaan konfigurasi dari dua cara di atas. Maka laravel akan memilih konfigurasi dari file .env.

Penutup

Terima Kasih sudah membaca artikel ini. Jika artikel ini membantu kamu. Jangan lupa klik tombol share.

Sekian untuk materi kali ini. Jika kamu ingin kursus secara langsung, kami membuka kelas baru. Silahkan hubungi kontak kami di menu.

Kategori: Laravel

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *