Controller Pada Laravel 8

Dipublikasikan oleh Muhammad Zen pada

Laravel

Halo teman-teman semua. apa kabar?. semoga dalam keadaan sehat dan bahagia. Kali ini kita akan membahas tentang controller pada laravel 8. Jika kamu ingin melihat materi lain nya, kunjungi sitemaps.

Pendahuluan

Framework PHP bernama laravel adalah framework yang menggunakan konsep MVC. Artinya memisahkan kode untuk Model, View dan Controller. Model sendiri berkaitan dengan kode program yang berkenaan dengan database. Sedangkan View adalah kode program yang berkenaan dengan tampilan atau template. Terakhir adalah controller yang akan kita bahas.

Pengertian Controller

Dari namanya saja jika diartikan adalah pengontrol. Controller adalah tempat untuk kode program yang berkaitan dengan pengendalian dan proses logika. Jika ada algoritma dalam aplikasi. Maka Controller tempatnya.

Sedangkan hubungan controller dengan model. Maupun controller dengan view. Dapat kamu lihat melalui ilustrasi gambar dibawah ini.

Konsep MVC
Konsep MVC

Membuat Controller

Sebelum membuat controller. Sebaiknya kamu sudah paham route. Saya anggap kamu sudah paham tentang route. Berikut ini tampilan contoh file controller bernama UserController.php.

  • bwm_laravel
    • app
      • Http
        • Controllers
          • UserController.php
<?php

namespace App\Http\Controllers;

use Illuminate\Http\Request;

class UserController extends Controller
{
    //
}

Jika kamu menggunakan vscode. Kamu bisa mengetikkan ini langsung dari terminal vscode. Namu jika menggunakan editor lain. Kamu bisa menggunakan command prompt. Jika menggunakan windows.

php artisan make:controller UserController

Maka file UserController.php beserta isinya akan dibuatkan oleh laravel.

Membuat Method di Controller

Untuk membuat method di controller caranya sama seperti membuat fungsi.

<?php

namespace App\Http\Controllers;

use Illuminate\Http\Request;

class UserController extends Controller
{
    public function index(){
        echo "UserController Method index";
    }
}

Menjalankan Method di Controller

Untuk menjalankan method di controller tentunya kita perlu memanggilnya di route. Berikut ini contoh route yang memanggil sebuah method di controller.

use App\Http\Controllers\UserController;
Route::get('/user', [UserController::class, 'index']);

Method index tersebut dipanggil dalam route di atas.

Memanggil View di Controller

Untuk memanggil view di controller berikut caranya.

<?php

namespace App\Http\Controllers;

use Illuminate\Http\Request;

class UserController extends Controller
{
    public function index(){
        return view('nama_view/file');
    }
}

Dengan mengembalikan nilai berupa method bernama view. Method tersebut dapat diisi satu atau beberapa parameter.

Memanggil View Dalam Sub Folder

Untuk membuat file tertata rapi terkadang kita membuat folder. Untuk memanggil file di dalam sub folder caranya menggunakan tanda penghubung titik “.”. Untuk lebih jelas nya perhatikan kode berikut.

<?php

namespace App\Http\Controllers;

use Illuminate\Http\Request;

class UserController extends Controller
{
    public function index(){
        return view('nama_folder.nama_view/file');
    }
}

Cara di atas berlaku untuk sub-sub folder berikutnya.

Passing Data dari Controller ke View

Dari ilustrasi konsep MVC di atas. Tentunya kita melihat adanya kemungkinan aliran data dari controller ke view. Berikut ini contoh sebuah nilai dalam variabel yang di passing ke view.

<?php

namespace App\Http\Controllers;

use Illuminate\Http\Request;

class UserController extends Controller
{
    public function index(){
        $a="Halo";
        return view('user.user_index',['halo' => $a]);
    }
}

Untuk mengoper atau passing data dari controller cukup buat satu parameter lagi pada fungsi atau method view. Dimana sebelumnya hanya satu parameter. Kemudian pisahkan dengan tanda koma “,”. Jangan lupa, kirimkan data dalam bentuk array.

['halo' => $a, 'tes' => $b]

Untuk mengambil data tersebut ambil dengan menyebutkan nama index data. Kemudian tambahkan tanda $ di awal.

  • $halo (benar)
  • $tes (benar)
  • $a dan $b (salah)

Jadi seperti itulah cara passing data ke view. Mulai dari pengiriman sampai cara mengambil data tersebut.

Penutup

Terima Kasih sudah membaca artikel ini. Jika artikel ini membantu kamu. Jangan lupa klik tombol share.

Sekian untuk materi kali ini. Jika kamu ingin kursus secara langsung, kami membuka kelas baru. Silahkan hubungi kontak kami di menu.

Kategori: Laravel

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *