Pencatatan atau Dokumentasi dalam Perancangan Sistem Informasi Akuntansi

Dipublikasikan oleh Muhammad Zen pada

Pendahuluan

Kegiatan dalam akuntasi tidak terlepas dari pencatatan transaksi pada perusahaan. Dengan melakukan pencatatan terhadap semua transaksi maka resiko seperti perlakuan tidak bertanggung jawab sebuah divisi dapat dikendalikan. Sehingga pada akhirnya kegiatan bisnis dapat berjalan baik. Pada Kesempatan ini kita akan membahas Pencatatan atau Dokumentasi dalam Perancangan Sistem Informasi Akuntansi.

Teknik Dokumentasi

Teknik dokumentasi menyesuaikan dengan bisnis perusahaan. Beberapa siklus dokumentasi pada akuntansi dapat dilihat sebagai berikut:

Tahap Pencatatan

Beberapa proses pencatatan dalam akuntansi adalah sebagai berikut:

  1. Pencatatan Transakasi
  2. Membuat Jurnal
  3. Memindahbukukan transaksi ke dalam Buku Besar

Tahap Pelaporan

Tahap pelaporan merupakan tahap terakhir dalam siklus akuntansi pada perusahaan. Adapun jenis-jenis laporan pada akuntansi sebagai berikut.

  1. Laporan Laba Rugi
  2. Laporan Perubahan Modal
  3. Neraca
  4. Jurnal Pembalik

Perancangan Sistem Informasi Akuntansi

Saat ini, akuntasi secara manual sudah jarang dilakukan. Penggunaan teknologi seperti komputer menjadi pilihan utama karena kemampuannya yang lebih dari pekerjaan manual.

Untuk proses akuntasi menggunakan komputer pun dapat dibagi menjadi dua yaitu:

  • Menggunakan Software untuk Akuntansi
  • Membangun Sistem Informasi Akuntansi

Pada pembelajaran ini kita memilih untuk membangun atau merancang sistem informasi akuntansi sederhana. Adapun sub bagian dari sistem yang dibutuhkan adalah basis data dan penyelenggara dialog atau aplikasi.

Penggunaan Teknologi Basis Data

Berbicara mengenai pencatatan di dalam ilmu komputer maka erat kaitannya dengan sebuah software bernama Database Management System (DBMS).DBMS adalah software yang baik untuk mencatat dan mengelola data. Kemampuannya dalam mengorganisir data menghasilkan kecepatan dan keakuratan dalam pencarian dan penyajian data.

Beberapa software DBMS yang banyak dipasaran antara lain :

  • MySQL
  • Oracle Database
  • Postgresql
  • Dan lain-lain

Penyelenggara Dialog dan Logika

Mencatat transaksi pada akuntansi dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi membutuhkan penyelenggara dialog yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman. Penyelenggara dialog ini lebih akrab kita sebut aplikasi.

Dialog berupa halaman atau antarmuka yang menyajikan dialog antara pengguna dengan sistem malaui formulir. Dengan dialog tersebut pencatatan menjadi mudah dan terhindar dari kesalahan karena adanya prosedur atau logika yang ditanamkan.

Ada banyak sekali bahasa pemrograman yang dapat digunakan saat ini. Semua mengacu pada kebutuhan sistem dan sumber daya manusia yang ada.

Teknik Pencatatan dalam Komputer

Dari penjelasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa untuk mencatat transaksi pada siklus akuntansi diperlukan dua bagian yaitu:

  • Penyelenggara Dialong
  • Pengelola Basis Data

Dalam menginput data, pengguna tidak serta-merta memasukkan data nya ke dalam database. Ada aturan atau logika yang perlu dibuat. Serta desain antar muka yang baik akan memudahkan penggunanya memasukkan data ke dalam database.

Penutup

Terimakasi telah membaca artikel ini. Jangan lupa tinggalkan saran dikolom komentar.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *