Gangguan Keamanan Jaringan

Dipublikasikan oleh Muhammad Zen pada

Keamanan data menjadi sangat penting karena jaringan komputer sangat diperlukan untuk bertukar informasi atau komunikasi. Lain hal dengan perangkat yang tidak terhubung dengan jaringan. Tentu ancaman tidak begitu besar terhadap keamanan data atau informasinya.

Salah satu upaya menjaga keamanan jaringan dari gangguan yang tidak bertanggung jawab adalah mencegahnya. Karena pencegahan adalah hal terbaik untuk meminimalisir resiko. Intrusion detection system (IDS) adalah sistem atau aplikasi yang dapat mendeteksi ancaman maupun prilaku-prilaku tidak wajar yang dapat mengganggu kemanan suatu jaringan. Ancaman yang terdeteksi dapat ditanggapi untuk mencegah dari hal yang tidak diinginkan. Berikut beberapa aplikasi IDS open source yang populer :

  • Snort
  • PfSense

Berikut ini beberapa gangguan keamanan jaringan yang utama:

1. Interruption

Interruption adalah gangguan yang membuat layanan terganggu bahkan tidak bisa diakses karena banyak nya interupsi yang dilakukan oleh penyerang. Permintaan palsu yang bertubi-tubi dapat membuat server tidak mampu lagi melakukan tugasnya. Sehingga sistem tidak dapat digunakan oleh pihak yang berwenang dan berakhir dengan kerugian.

2. Interception

Seseorang yang tidak berwenang telah mengakses sistem. Hal tersebut dapat disebabkan banyak hal seperti lemahnya password sehingga mudah ditebak. Penyerang dapat menggunakan aplikasi untuk menebak password sehingga tidak ada kata lelah. Sistem yang baik tentu membatasi banyak percobaan yang salah.

3. Modification

Pihak yang tidak berwenang melakukan perubahan data. Seseorang yang mencari keuntungan pribadi menyerang dengan cara mengubah data, contohnya seperti mengubah nilai.

4. Fabrication

Penyerang berupaya mengubah atau menyisipkan informasi palsu. Tanda tangan digital adalah solusi untuk menjaga integritas suatu informasi.

Kategori: Keamanan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.